Oct 7, 2019

Sedikit Kisah Tentang Mati Anak

Cerita Misteri Indonesia  - Matianak adalah hantu yang berwujud perempuan. Dulunya adalah seorang ibu yang mati karena melahirkan anaknya. Kata Matianak sendiri merupakan gabungan dari kata ‘Mati’ dan ‘Anak’. Matianak suka mencuri anak bayi yang masih hidup untuk menggantikan posisi bayinya yang mati.

Matianak juga terkadang digunakan sebagai alat balas dendam (melalui perantara dukun), ada juga yang memelihara matianak untuk mendapatkan kekuatan penyembuhan atau ramalan masa depan.

Wujud Matianak tidak jauh berbeda dengan Kuntilanak. Ia berwujud perempuan berambut panjang dan berbaju putih. Banyak yang menyamakan Matianak dengan Kuntilanak karena kesamaan wujud dan latar belakang.

Matianak memiliki tempat favorit, yaitu di bawah pohon yang rindang. Ia suka menjatuhkan daun-daun ketika ada orang di bawah pohon yang ia tinggali.
Kemampuan yang dimilikinya bisa dikatakan sama dengan Kuntilanak.
Bahkan Matianak juga suka menggoda laki-laki manusia. Persamaan antara mereka juga terdapat pada cara menghalau mereka. Apa yang bisa menghalau Kuntilanak juga bisa menghalau Matianak.sumber

Mar 25, 2017

Tersesat di Alam Jin Selama Seminggu Karena Antarkan Pulang Kakek Pencari Kayu Bakar

Cerita Misteri Indonesia - Cerita Tersesat Di Alam Jin Penghuni Sendang, ternyata memang benar kebaradaan alam jin atau siluman itu memang ada suasana disana sangat tenang lingkungannya bersih penduduknya juga ramah sehingga membuat aku tidak menyadarinya kalau waktu itu aku telah memasuki alam ghaib.


Aku anak pertama dan satu-satunya anak laki-laki dari tiga bersaudara, aku kuliah disalah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Bandung dan memancing ikan merupakan kegemaranku dalam mengisi liburan.

Hari itu kamis selepas shalat subuh dengan berjalan kaki aku sudah berangkat pergi memancing ikan, kali ini tujuanku adalah sebuah sendang yang berada disebuah hutan jati milik salah satu perusahaan yang berlokasi tidak jauh dari kampungku.

Sendangnya sangat luas dan airnya tidak pernah kering walaupun pada musim kemarau yang sangat panjang karena disendang itu terdapat sumber mata air. Biasanya beberapa teman-teman dari kampung sebelah juga sering mancing disendang ini namun kali ini mereka tidak menampakan batang hidungnya sehingga acara memancing ikan kali ini aku hanya sendirian saja.

Memang jarang sekali orang mau yang memancing ikan disendang itu karena memang tempatnya berada didalam hutan jati yang sulit dilalui kendaraan sehingga untuk menuju kesendang itu harus berjalan kaki menyusuri hutan jati.

Banyak sekali ikan tangkapanku hari ini hingga saking asyiknya aku tidak sadar bahwa hari mulai gelap, aku pun bergegas beranjak pulang dengan membawa ikan hasil tangkapan yang cukup banyak, namun diperjalan aku bertemu dengan seorang kakek yang sudah sangat tua dan memintanya untuk diantarkan pulang sehingga membuatku tidak tega melihatnya.

Kakek itu membawa seikat kayu bakar yang katanya dia habis mencari kayu bakar dihutan itu, karena hari sudah mulai gelap berbekal lampu senter yang sengaja aku bawa dari rumah dengan suka rela aku mengantarkan kakek itu pulang kerumahnya.

Perjalanan kami tidak begitu jauh sehingga tidak beberapa lama kemudian kami pun memasuki sebuah kampung, diperjalanan kami berpapasan dengan beberapa penduduk namun tidak seorang pun yang aku kenal, tapi aku akui penduduk kampung itu sangat ramah karena aku lihat setiap berpapasan mereka selalu saling bertegur sapa.Sempat terpikirkan dalam pikiranku kok baru kali ini aku melihat perkampungan ini yang bisa dikatakan suasananya sangat rame serta banyak juga penduduk kampung ini yang memiliki kendaraan mewah dan rumah yang besar-besar, namun aku tidak begitu mempedulikannya yang penting aku dapat mengantarkan kakek ini sampai keru
mahnya.

Sesampainya dirumah kakek itu kami disambut hangat oleh istrinya kakek itu dan aku pun dipersilahkan masuk, awalnya aku menolak untuk singgah tapi karena sekedar menghargai mereka akupun menurutinya, kakek tua itu tinggal dirumah itu hanya berdua saja dengan istrinya yang juga sudah tua renta.

Aku pun menggeleng-gelengkan kepala dan berdecak kagum walaupun penghuni rumah ini sudah pada tua namun tata ruang rumah mereka sangat mengagumkan dan juga kulihat banyak terdapat guci-guci keramik yang sangat mengkilap mungkin penghuni rumah ini sangat apik pikirku.

Tetapi baru beberapa menit saja kami duduk dan berbincang-bincang tak lama kemudian datang seorang tamu yang memang sudah tidak asing bagiku, dia adalah mama ajengan jafar salah seorang tokoh agama dikampungku.

Dia pun berbicara kepada kakek itu namun aku tidak begitu menangkap pembicaraan mereka karena kedua mataku sedang fokus melihat-lihat seisi ruangan tamu rumah kakek itu dan yang bisa kutangkap dari pembicaraan mereka yaitu soal maksud dan kedatangannya untuk menjemput aku serta membawa aku untuk kembali pulang kerumah dan sikakek pun mempersilahkannya, dalam hatiku mungkin mama ajengan Jafar ini disuruh orang tuaku untuk menjemput aku disendang mungkin mereka khawatir karena memang hari sudah gelap tetapi aku belum juga pulang.

Setelah itu kami berpamitan kepada kakek dan nenek itu, namun apa yang terjadi setelah itu aku melihat disekelilingku banyak berkumpul anggota keluarga, kerabat dan tetangga yang sedang membacakan ayat-ayat al-qur’an dan kulihat juga ada mama ajengan jafar disamping tempat aku tertidur.

Sejenak aku terdiam ternyata aku sudah berada diruangan tengah rumahku dan kulihat raut kegembiraan dari semua orang disekelilingku setelah melihat aku terbangun dan kesadaranku terlihat pulih.

Mama ajengan jafar pun memberikan segelas air putih untuk aku minum lalu dia pun menceritakan bahwa aku sudah seminggu lebih tak sadarkan diri sepulang mancing disendang itu.
Lalu dia pun menceritakan bahwa aku sudah Tersesat Di Alam Jin Penghuni Sendang yang terdapat disekitar sendang itu sehingga dengan ilmu yang dimilikinya dia menjemput aku kesana dan alhamdulillah keadaanku dalam sehat-sehat saja dan bisa kembali pulang dengan selamat.

Dalam pikiranku bertanya-tanya kok aku tidak sadarkan diri sampai seminggu lebih sementara aku mengantarkan kakek itu pulang kerumahnya hanya beberapa menit saja. Dari semua kejadian itu aku hanya bisa berserah diri kepadaNya, bisa kembali pulangpun aku sudah bersyukur karena Semua itu hanya Allah yang tahu.

BACA JUGA : 3 Mitos Saat Menjelang Magrib

Jan 6, 2017

Dibawa ke Alam Gaib Oleh Makhluk Hitam


DuaMisteri - Ceritanya berawal sejak aku dan teman aku sebut saja dodi mulai ngebolang malem”. Pada waktu itu, aku lupa harinya kapan tapi ini petama kalinya ngebolang.

Dalam perjalanan pulang kuliah aku mencoba nyari jalan baru tapi alhasil malah dapet sesuatu yang tidak diharapkan, ketika pencarian jalan ternyata aku nyasar malah mentok ke rumah warga, disana aku ditanya.

Warga: mau kemana mas..??
Aku: gak pak, saya lagi nyari alamat, tapi masuknya kesini, maaf ya pak..
Begitulah alesan yang aku kasih ke warga, karena malu, hehehe, pas balik lagi aku liat ternyata ada motor masuk kejalan yang di bawah, ya udah akhirnya aku ikutin tuhh motor, pas nyampe ternyata bukan jalan yang beraspal yang di dapet tapi malah turunan yang terjal, berbatu dan juga berlobang serta di sisi kiri jurang dan sbelah kanannya pohon-pohon.

Tapi untungnya aku bisa mengendalikan motor yang sedang aku jalankan meskipun hampir jatoh. Si dodi teriak” karena ketakutan, pas udah nyampe bawah tiba-tiba motor mati gak tau kenapa, padahal bensin penuh, juga baru aja di service. Si dodi makin jadi paniknya, tapi aku tetap tenang meskipun rada takut, disana aku coba buat nyalain motornya tetapi alhasil nihil, malah cape yang kudapat. Aku istirahat sejenak dan melihat sekeliling gelap, gak ada penerangan sama sekali, hanya ada cahaya dari bulan saja.

Tetapi tiba” ada dua buah cahaya merah yang muncul, aku coba tanya dodi, tapi dodi tidak melihat apa”, aku makin heran, tak lama kemudian dua cahaya tersebut makin dekat, aku tetap tenang dan tidak memberitahu dodi, akhirnya aku ajak dodi buat dorong motornya siapa tahu ada orang. Nahh setelah lumayan agak jauh dari tempat tadi, aku tengok kebelakang dan ternyata cahaya tersebut dah ilang, pas nengok kedepan lagi ternyata ……JENGJENG…… ga tau makhluk apa yang sedang berhadapan dengan aku. Aku mau lari tapi kaki ini terasa terkunci, teriakpun susah, si dodi heran kenapa aku tiba” berhenti, dia bertanya
Dodi: dan kenapa lu, kok tiba” berhenti sih??, cape lu ya?? Woiii jangan bengong mulu..!! ayo jalan, keburu malem banget…

BACA JUGA : Tempat paling Angker di Skotlandia

Aku masih ga bisa ngomong, matapun gak bisa dipejamkan, tiba” aku ingat omongan ustad aku waktu di SMA, kita harus selalu ingat kepada Allah, kapanpun, dimanapun kita harus selalu ingat, supaya tidak terjadi hal” yang buruk, akhirnya aku baca ayat” alquran yang aku hafal ga berapa tuh setan pergi juga, disana aku langsung nyalain motor dengan ngucapin bismillah, alhamdulillah nyala, dan langsung aku kebut, dan ngikutin jalan yang ada tak berapa lama ada tanjakan yang lumayan kemiringannya, beraspal dan zigzag, akhirnya aku bisa nyampe di perkampungan, dan aku lihat ada bapak” yang sedang berjalan, aku coba tanyakan kemana arah buat ke jalan gede.

Tenyata ada dua arah, arah yang satu cukup jauh dan gampang, yang kedua lumayan dekat tapi lewat jalan perkampungan akhirnya aku mutusin ngambil jalan kedua, pas udah setengah jalan aku ngerasa kok ada yang ngikutin, tapi di liat di kaca spion ga ada apa-apa, kali ini si dodi yang liat, “dan, coba lu liat diatas!!” pas aku liat ternyata makhluk yang sama sedang terbang ngikutin kita, makhluk itu berbadan besar dengat mata melotot berwarna merah darah, juga dengan bibir yang lebar dan juga hitam pekat.

Dan tak lama kemudian aku nabrak sesuatu dan pingsan, waktu bangun ternyata aku ada di salah satu rumah warga, dan dikerumuni banyak orang. Setelah benar” sadar aku ditanya oleh salah seorang warga, dan aku ceritakan semuanya, warga disana kaget dan terlihat takut, tapi sala seorang warga memanggil ustad buat membersihkan kami dari sisa” hal” gaib, pas mau pamit pulang, kai dilarang pulang dulu, takut terjadi lagi, akhirnya besok pagi kami pulang, dan sewaktu pulang kita berdua kena marah sama bokap nyokap. Nahh mungkin segitu dulu yang bisa aku tulis, maaf kalo kurang nyambung dan agak panjang.

BACA JUGA : Asal Usul Keris NOGOSOSRO

Dec 14, 2016

5 Hantu Kalimantan Yang Paling menyeramkan


DuaMisteri - Tak hanya kaya akan sumber daya, Indonesia ini juga bergelimang hal-hal yang berbau mistis. Kalau tak percaya, coba deh mampir ke tiap pulau di negara ini. Pasti masing-masingnya memiliki hal-hal mistis sendiri. Hal mistis ini sendiri tak melulu dukun atau semacamnya, tapi juga hal-hal yang berhubungan dengan makhluk halus alias hantu.

Ya, hampir di setiap tempat di Indonesia ada hantu-hantunya sendiri dan masing-masing dari mereka cukup seram. Termasuk pula yang ada di Kalimantan. Mungkin tak banyak yang tahu soal itu, tapi di Kalimantan memang tersembunyi hantu-hantu yang seram luar biasa dan siap bikin siapa pun ketakutan.

Serius, berhadapan dengan salah satu dari mereka pasti akan membuatmu bergidik luar biasa. Dan berikut adalah lima di antaranya yang sebaiknya kamu waspadai ketika menginjakkan kaki di tanah Borneo.


1. Anak Sima, Si Hantu Pemakan Jantung

Cerita ini beredar di masyarakat sekitar sungai hulu tentang keberadaan ‘Anak Sima’. Hal yang dipercaya masyarakat setempat, Anak Sima adalah bayi yang berasal dari hubungan di luar nikah yang dibuang ke hutan untuk menutupi aib. Bayi tersebut kelaparan dan kedinginan di hutan, hingga ia menangis keras. Tangisan tersebut ternyata mengundang datangnya Takau, sang makhluk halus terkuat dalam mitologi Kalimantan Selatan. Takau tersebut akhirnya pun memutuskan untuk mengasuh bayi itu, bahkan memberinya kesaktian.

Konon, Anak Sima sangat suka memakan jantung. Di Kalimantan, tersebar kepercayaan jika mendengar suara bayi menangis di samping rumah, maka mereka mengatakan, “Aku bukanlah ibumu, ibumu adalah anu di kampung anu.” Masyarakat percaya setelah mengatakan itu, maka Anak Sima akan pergi ke tempat yang dimaksud.

2. Rabing, Setan Jahat di Sungai Angker

Rabing dipercaya sebagai hantu sungai di kawasan angker. Konon, hantu tersebut menyerupai tikar yang ada di dalam air.  Namun, kadang Rabing juga kerap digambarkan sebagai makhluk yang mirip dengan penyu sungai yang cangkangnya lunak.

Dipercaya hantu Rabing kerap menggulung orang yang sedang berenang hingga membuat mereka mati lemas. Orang-orang percaya jika datangnya hantu Rabing bisa diketahui ciri-cirinya. Misalnya saja ketika permukaan sungai tenang, namun di dalam air terasa berputar-putar. Dengan mengetahui itu, maka masyarakat akan lebih waspada.

3. Kuyang, Hantu Kepala yang Menakutkan

Masyarakat percaya cerita tentang Kuyang berasal dari seorang wanita yang mendalami ilmu hitam. Wanita tersebut ingin selalu tampil cantik. Namun, ritual untuk mendapatkan kecantikan tersebut haruslah melewati proses mengerikan, yaitu meminum darah sisa orang yang usai melahirkan.

Untuk melakukan aksinya, konon Kuyang mewujud kepala dengan organ dalam yang masih menggantung di bawah kepala. Masyarakat Banjarmasin meyakini bahwa Kuyang takut pada cermin, sisir, dan pisau. Maka dari itu, orang-orang selalu meletakkan benda-benda tersebut di sekitar orang yang baru melahirkan.

4. Takau, Makhluk Jadi-Jadian yang Suka Menggoda Manusia

Konon, makhluk halus bernama Takau adalah makhluk terkuat dan bisa merubah tubuhnya menjadi bermacam-macam, bahkan menjadi manusia. Banyak yang mengatakan jika Takau paling sering berubah menjadi kucing. Sebab dengan wujud tersebut ia dengan muda menggoda manusia.

Hantu Takau kerap kali dihubung-hubungkan dengan hantu Anak Sima. Meski dipercaya memiliki kekuatan besar, namun orang-orang percaya jika Takau jarang sekali menggaggu manusia.

5. Mariaban, Hantu Raksasa yang Menakutkan

Masyarakat Kalimantan kerap menggambarkan Mariaban adalah sosok bertubuh besar dan berwarna merah darah. Konon, Mariaban adalah hantu yang tinggal di daerah pedalaman. Dipercaya kalau hantu ini sangat ganas yang tidak ragu menyerang manusia atau hewan yang berani memasuki wilayahnya.

Meski banyak yang berpendapat bahwa Mariaban sangat menyeramkan, namun ternyata banyak juga orang yang justru mencari makhluk ini. Konon, bulu dari makluk ini bisa digunakan untuk memikat lawan jenis.